2 Jenis Bahan Kaos yang Dipakai Konveksi Kaos Sablon

Konveksi Kaos Sablon ā€“ Varian bahan kaos yang digunakan dalam produk konveksi kaos sablon maupun jasa konveksi kaos sablon cukup beragam dan memiliki kualitas bahan yang berbeda-beda. Perbedaan kualitas inilah yang membuat kaos sablon yang dikenakan terasa berbeda tingkat kenyamanannya saat digunakan sebab dari beragam bahan kaos ada yang menggunakan kain cukup tebal, sedang, tipis, awet, bisa menyerap keringan dan lain sebagainya.

Harga kaos polos dari beragam bahan kaos tersebut juga menjadi pembeda antara yang kualitas biasa saja dan kualitas bagus. Umumnya bahan kaos polos dengan kualitas bagus yang disablon mengutamakan bahan kaos yang lebih bagus karena target pemasaran untuk penggunaan sehari-hari. Sementara bahan kaos dengan kualitas rendah dan dibandrol dengan harga murah lebih sering digunakan untuk kaos sablon partai, media promosi produk dan lain sebagainya. Selengkapnya menegnai kualitas ragam bahan kaos polos dapat anda simak di bawah ini.

1. Cotton Combed
Varian kaos polos dari bahan katun kombed adalah kaos polos yang menggunakan bahan serat kapas asli dan memiliki kualitas baik serta cocok digunakan untuk pakaian sehari-hari. Karakteristik kaos kombed sangat nyaman dipakai karena adem dan dapat menyerap keringat. Para pelaku usaha konveksi kaos sablon banyak yang memilih jenis kaos polos ini sebagai media sablon karena memiliki targer pasar yang baik.

Cotton combed juga memiliki kelas ketebalan yang beragam dari mulai 20s, 24s, 30s sampai 40s. Semakin tinggi anggaknya maka semaking tipis kaos polos dari bahan 100% serat kapas asli ini. Sementara huruf ā€œsā€ yang ada dibelakang angka adalah penanda bahwa kain ini dibuat dengan rajutan jarum tunggal (single knit).
Untuk kaos distro, tipe combed 20s dan 30s adalah yang paling umum menjadi standar kualitas kaos distro. Tipe ini juga banyak dipilih oleh konveksi kaos dalam pembuatan kaos sablon manual desain custom.

2. Polyester
Seperti namanya, bahan polyester dibuat dari serat sintetis benang polyester yang juga berarti bahwa kain model ini tidak akan terasa adem seperti cotton combed saat dipakain sebab tidak bisa menyerap keringat. Teksturnya yang cukup kasar dengan ketebalannya yang cukup tipis menjadi karakter pembeda dengan kain bahan katun.

Jika ingin mengetes karakter kain polyester, anda bisa meneteskan sedikit air pada kain atau membakarnya. Apabila airnya tidak gampang terserap kain atau bekas kain yang dibakar sepert pada saat membakar plastik, maka itu adalah kain polyester.
Pemilihan bahan polyester yang cenderung dibandrol dengan harga murah ini banyak digunakan untuk kaos jersey sablon manual. Produk lain seperti kebaya, koko, dan kerudung juga banyak dibuat dari bahan kaon model ini.